Tips Sehat Cantik - Mengkonsumsi gula terlalu berlebihan ternyata tidak hanya berpengaruh buruk bagi kesehatan gigi, tetapi dapat membahayakan hati kamu juga. Organ tubuh yang satu ini ternyata hanya menggunakan satu jenis gula yang biasa disebut dengan fruktosa untuk memproduksi lemak. Sehingga apabila nantinya terjadi asupan gula dan fruktosa yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak yang akan membahayakan kesehatan hati kamu.
Dalam beberapa studi ditemukan bahwa gula dapat merusak hati seperti layaknya alkohol. Namun apakah hanya gula yang dapat merusak hati ? berikut adalah 5 hal yang dapat membuat kesehatan hati kamu terganggu.
1.MSG (Monosodium Glutamate)
MSG atau biasa disebut orang micin memiliki fungsi yang sangat spesial dalam meningkatkan cita rasa pada banyak makanan terutama pada makanan siap saji dan makanan kemasan. Pada makanan kemasan MSG biasanya tercantum dengan nama lain seperti protein hidrolisat nabati,yeast extract, atau soy extract. Namun ternyata efek lezat dari MSG ini pada hati tidak selezat rasanya. Dalam beberapa penelitian yang telah dilakukan pada hewan menunjukkan bahwa MSG tersebut dapat memicu lemak hati, dan peradangan yang menyebabkan penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD) dan kanker hati. Namun hingga kini, para ilmuwan masih melakukan peninjauan penelitian untuk mengetahui apakah MSG berpengaruh buruk sama halnya dengan hewan.
2.Suplemen Herbal
Walaupun label yang melekat pada suplemen yang biasa kamu konsumsi "alami", tapi bukan berarti bahwa suplemen tersebut aman. Salah satu dampak buruk serius yang harus kamu waspadai adalah kava kava. Ini adalah jenis herbal yang dapat meringankan gejala menopause dan dapat membuat seseorang menjadi lebih santai. Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa bahan herbal tersebut dapat mengganggu fungsi hati sehingga menyebabkan hepatitis dan gagal hati. Untungnya penggunaan kava-kava telah dilarang di beberapa negara, termasuk Indonesia. Meskipun begitu, kamu harus lebih teliti sebelum kamu memilih suplemen herbal.
3.Obesitas
Bila kamu adalah seseorang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas, lemak juga dapat menumpuk dalam sel-sel hati kamu. Ini dapat menyebabkan NAFLD (non-alcoholic fatty liver disease) yang menyebabkan hati mengalami pembengkakan. Seiring waktu, jaringan parut mengeras dan menggantikan jaringan sehat. Dalam istilah medis ini dikenal dengan sirosis. Seseorang yang berat badannya berlebih atau obesitas, setengah baya, atau memiliki diabetes memiliki risiko tinggi terkena NAFLD. Hingga saat ini, NAFLD belum ada obatnya. Salah satu cara pencegahan yang bisa kamu lakukan adalah mengatur pola makan dengan baik serta olahraga dengan teratur.
4.Soft Drink
Para ilmuwan meneliti diet dari sekelompok orang dengan NAFLD. Mereka meneliti dengan mempertimbangkan berat badan, jumlah lemak dalam darah, dan diabetes yang dimiliki oleh orang-orang tersebut. Salah satu hal yang paling menonjol dari mereka adalah 80% dari orang-orang tersebut mengonsumsi dua atau lebih soft drink setiap hari. Tak peduli soft drink tersebut mengandung kalori atau tidak, yang pasti kandungan gula dalam minuman tersebutlah yang menjadi penyebabnya. Belum ada bukti yang kuat, hanya saja para peneliti meyakini bahwa pemanis buatan adalah biang keladinya.
5.Lemak trans
Lemak trans adalah lemak buatan manusia biasanya digunakan dalam makanan kemasan dan makanan yang dipanggang. Dalam makanan kemasan lemak trans biasa tertulis dengan nama partially hydrogenated vegetable oil atau vegetable shortening. Mengonsumsi lemak trans dalam jumlah tinggi tak hanya menyumbang pada kelebihan berat badan, tetapi juga bisa menyakiti hati kamu. Berdasarkan sebuah studi yang melakukan uji coba pada tikus, memberikan tikus makanan dengan lemak trans yang tinggi mengalami kerusakan hati hanya dalam waktu empat bulan.
Hati merupakan organ yang sangat penting bagi tubuh kita. Kerusakan pada hati dapat menyebabkan kejadian yang fatal. Jadi jagalah kesehatan hati sebelum terlambat. Semoga Bermanfaat !
Baca Juga :

0 komentar:
Post a Comment