Tips Sehat Cantik - Demam berdarah merupakan salah satu penyakit berbahaya dan penyebabnya adalah nyamuk aedes aegypti. Nyamuk yang biasanya mulai menyerang pada siang hari ini suka dengan air yang tergenang atau penampungan air bersih yang ada di sekitar kita.
Ketika berada di musim peralihan seperti ini banyak sekali orang yang menderita penyakit demam berdarah. Cuaca yang berubah - ubah dan daya tahan tubuh yang tidak kuat tidak heran membuat penyakit ini dapat merajalela.Oleh karena keberadaannya yang cukup berbahaya bagi manusia, banyak cara yang dapat kita gunakan untuk menghindari penyakit ini. Berikut adalah 7 Cara Paling Ampuh Cegah DBD
- Balikkan semua wadah atau ember kosong yang tidak berisi sehingga saat hujan, ember tak akan menampung air. Jika kamu menggunakannya untuk menampung air, jangan lupa untuk menutupnya setelah digunakan.
- Bersihkan pot bunga yang kosong dan jangan menyiram tanaman secara berlebihan. Cara ini bertujuan untuk menghindari adanya air tergenang disekitar karena ini akan bertindak sebagai tempat berkembang biaknya telur nyamuk.
- Gunakan obat nyamuk secara rutin baik siang atau malam hari untuk menghindari nyamuk yang akan menggigit kita.
- Gunakan jaring anti nyamuk dan tutup semua ventilasi ruangan dengan jaring anti nyamuk agar nyamuk tidak masuk.
- Gunakan kelambu untuk tidur terutama untuk anak - anak agar pada saat siang hari terhindar dari nyamuk yang akan menggigit.
- Selalu menutup tempat sampah setelah digunakan.
- Tanami kemangi di bawah jendela untuk mencegah nyamuk mendekat atau masuk dalam ruangan. Tanaman ini memiliki sifat yang tak memungkinkan nyamuk berkembang biak.
Penyakit demam berdarah adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti di seluruh dunia. Gigitan nyamuk aedes aegypti betina ini harus diwaspadai karena bisa berakibat fatal. Seseorang yang terinfeksi akan menunjukkan gejala setelah 4-10 hari pasca tergigit. Gejala paling umum yang ditunjukkan antara lain seperti demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, mual dan muntah, pembengkakan kelenjar, nyeri otot sendi dan terkadang ruam pada kulit.

0 komentar:
Post a Comment